Sedang membangun bisnis ? Yuk kenali apa itu model bisnis!

Membuka bisnis tentu tujuan utamanya untuk mendapatkan keuntungan. Keuntungan yang didapat ini nantinya bisa digunakan kembali sebagai modal, atau diambil sebagai pembagian keuntungan pemilik.

Besar kecil nya keuntungan dipengaruhi banyak hal, salah satunya model bisnis yang dipilih.

Model bisnis yang tepat akan mendatangkan keuntungan yang besar.

Sebaliknya, model bisnis yang salah akan mengurangi keuntungan, atau bahkan membuat perusahaan rugi.

Artikel kali ini akan mengupas tuntas model bisnis, apa jenis-jenisnya serta manfaatnya.

Apa itu Model Bisnis

Michael Lewis mengungkapkan penjelasan yang sederhana tentang model bisnis ini, yaitu “sebuah rencana tentang bagaimana kamu menghasilkan uang.”

Sementara itu, Investopedia mengungkapkan hal yang sejalan dengan ini tentang model bisnis, yaitu “strategi utama sebuah perusahaan untuk menjalankan bisnis yang menguntungkan.”

Model bisnis seringkali tumpang tindih dengan rencana bisnis (business plan), akan tetapi keduanya merupakan hal yang berbeda.

Model bisnis bagaimana mendapatkan uang dan keuntungan dari bisnis yang dijalankan. Sementara itu, rencana bisnis adalah bagaimana menjalankan bisnis & mengembangkannya.

Nerd Wallet mengatakan, model bisnis bisa menggambarkan setidaknya 4 hal dari bisnis :

  1. Produk atau jasa apa yang akan dijual
  2. Bagaimana cara memasarkannya
  3. Berapa besar biayanya
  4. Bagaimana cara mendapatkan keuntungan

Bisnis Model Canvas (BMC)

BMC merupakan hal yang berbeda dengan model bisnis. BMC merupakan framework untuk memvisualisasikan business plan secara sederhana & terstruktur. Baca lebih lanjut BMC pada link : Apa itu bisnis model canvas & bagaimana cara membuatnya ?

Baca Juga  Apa itu Penetrasi Pasar ? Apa manfaatnya ?

Jenis-jenis model bisnis

Jenis-jenis model bisnis bisa dikelompokkan berdasarkan proses produksi, sumber pendapatan dan fisik usaha.

Berdasarkan Proses Produksi

Beberapa contoh model bisnis berdasarkan proses produksi :

1. Distributor

Perusahaan tidak membuat produk / barang dari awal. Perusahaan cukup menjalin kerjasama dengan barang jadi atau perusahaan manufaktur. Perusahaan distributor kemudian akan mendistribusikan produk tersebut.

2. Manufaktur

Perusahaan dengan model bisnis manufaktur berbending terbalik dengan distributor. Perusahaan manufaktur akan membuat produk secara langsung.

Perusahaan manufaktur perlu memikirkan akses terhadap ketersediaan bahan baku.
Produk yang dibuat bisa langsung dijual, atau didistribusikan ke perusahaan distributor.

Franchise

Waralaba atau franchise adalah salah satu model bisnis yang populer. Perusahaan franchise tidak perlu ‘membuka bisnis dari awal.’

Sistem kerja bisnis model ini adalah menjalin kerjasama bersama dengan perusahaan yang sudah memiliki brand terlebih dahulu.

Berdasarkan Sumber pendapatan

Pendapatan merupakan urat nadi perusahaan. Berikut ini beberapa model bisnis berdasarkan sumber pendapatan :

1. Free and Premium Business

Beberapa perusahaan kadang menyediakan layanan mereka secara gratis untuk menarik banyak pelanggan.

Layanan gratis tersebut tentunya ada keterbatasan, beberapa layanan tidak bisa diakses.
Untuk mendapatkan layanan secara penuh, diharuskan untuk melakukan upgrade ke fitur premium dengan biaya tertentu.

Perusahaan software / aplikasi banyak menerapkan model bisnis ini. Salah satu contohnya adalah github, gitlab, dll.

2. Berlangganan / subscription

Bisnis model berlangganan berarti pelanggan harus membayar layanan yang digunakan secara berkala (biasanya bulanan atau tahunan).

Contoh beberapa perusahaan yang menerapkan model bisnis ini : Netflix, Disney Hotstar, Semrush, ahrefs, dll.

Hidden Revenue

Hidden revenue biasanya akan memasarkan produk secara gratis. Pelanggan bisa menikmati seluruh fiturnya secara gratis.

Baca Juga  11 Aplikasi ERP Terbaik 2022

Pendapatan perusahaan biasanya bersumber dari iklan yang ditampilkan pada produk tersebut.

Perusahaan akan menyediakan panel khusus untuk pengiklan yang ingin mengiklankan produk mereka. Contoh perusahaan yang menerapkan model bisnis ini : Google, Facebook, dll.

Berdasarkan Fisik Usaha

Bisnis model lainnya dikelompokkan berdasarkan fisik usaha dari bisnis.

Beberapa model bisnis berdasarkan fisik usaha :

1. Brick and Mortar (toko fisik)

Model bisnis ini berarti perusahaan mempunyai toko fisik untuk berjualan produk mereka.
Model bisnis ini sangat cocok dijalankan jika produk yang dijual perlu dilihat langsung oleh pembeli.

2. e-Commerce

Beberapa tahun belakangan model bisnis ini sangat populer. Model bisnis e-commerce akan menjual produk mereka secara online. Barang yang dibeli kemudian akan dikirim ke alamat pembeli melalui kurir yang telah dipilih.

3. Kombinasi

Kombinansi merupakan perpaduan antara toko fisik & e-commerce. Perusahaan akan memiliki toko fisik, tetapi juga terdapat e-commerce yang akan menangani pembelian profuk secara online.

Contoh perusahaan-perusahaan yang menerapkan model bisnis

Manfaat model bisnis perusahaan

Model bisnis harus didefinisikan dengan tepat oleh perusahaan. Perannya sangat vital, karena pendapatan merupakan urat nadi perusahaan.

Sekuat apapun modal perusahaan, jika tidak mempunyai pendapatan tentu pada akhirnya akan bangkrut.

Selain sebagai urat nadi perusahaan, model bisnis juga memberikan manfaat berikut :

  • Mengetahui kompetitor
  • Menentukan nilai jual yang bisa unggul dalam persaingan
  • Mengetahui pasar yang dituju
  • Mematangkan produk yang ditawarkan
  • Mempermudah penentuan strategi bisnis

Bagaimana Cara Menentukan model bisnis yang tepat ?

Setelah mengetahui jenis-jenis model bisnis & manfaat model bisnis, tentulah harus menentukan model bisnis yang tepat.

Nerd Wallet, menyarankan untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan dibawah ini untuk menentukan model bisnis yang tepat :

  • Bagaimana produk atau layananmu akan menguntungkan pelanggan?
  • Apa langkah yang akan kamu ambil untuk meraup revenue?
  • Siapa target pelanggan dari badan usahamu?
  • Berapa biaya awal yang saat ini kamu miliki?
  • Apakah sekiranya kamu memerlukan dukungan finansial dari investor?
Baca Juga  Apa Itu Bisnis Model Canvas ? Bagaimana Cara Membuatnya?

Sampai disini, sudahkan kamu paham apa itu model bisnis, jenis-jenisnya & apa manfaatnya? Jika belum atau ada yang ingin ditanyakan boleh tulis di kolom komentar.

Leave a Reply